Sofa yang nyaman ditentukan oleh empat hal utama: ukurannya pas dengan ruangan, dudukannya ergonomis, isiannya berkualitas, dan bahan pelapisnya sesuai dengan gaya hidupmu. Kalau keempatnya terpenuhi, sofa bakal jadi tempat favorit seisi rumah, baik buat santai, nonton bareng, sampai ngobrol santai bareng tamu.
Masalahnya, sofa itu furnitur yang dipakai setiap hari dan biasanya nggak diganti dalam waktu dekat. Salah pilih sedikit aja, efeknya bisa terasa lama: punggung cepat pegal, dudukan cepat kempes, atau ruangan malah terasa sesak. Biar nggak menyesal, yuk simak tips memilih sofa yang nyaman berikut ini, Sobat INFORMA!
1. Ukur Ruangan Sebelum Jatuh Cinta sama Modelnya

Sebelum lihat-lihat model, ukur dulu area tempat sofa akan diletakkan, termasuk panjang dinding, jarak ke meja, dan jalur lalu lalang. Sisakan ruang gerak sekitar 60–90 cm di depan sofa supaya ruangan tetap lega. Jangan lupa cek juga lebar pintu dan lorong, biar sofa impianmu nggak “nyangkut” waktu dikirim.
2. Perhatikan Kedalaman dan Tinggi Dudukan
Kenyamanan sofa sangat dipengaruhi proporsinya. Secara umum, tinggi dudukan sekitar 40–45 cm membuat kaki bisa menapak lantai dengan rileks. Untuk kedalaman, dudukan sekitar 50–60 cm cocok buat kamu yang suka duduk tegak, sedangkan dudukan yang lebih dalam pas buat yang hobi selonjoran atau rebahan sambil nonton.
3. Cek Kualitas Isian dan Busa
Isian adalah “jantung” kenyamanan sofa. Busa high-density lebih tahan lama dan nggak gampang kempes, sementara lapisan dakron atau bulu sintetis di atasnya memberi sensasi empuk. Beberapa sofa juga dilengkapi sistem pegas yang bikin dudukan tetap kokoh meski sering dipakai. Coba tekan dudukannya: sofa yang bagus akan kembali ke bentuk semula dengan cepat.
4. Pilih Bahan Pelapis Sesuai Gaya Hidupmu
Setiap bahan punya karakter sendiri. Fabric terasa hangat dan breathable, cocok untuk iklim tropis. Kulit atau kulit sintetis lebih mudah dilap dan terlihat elegan. Kalau di rumah ada anak kecil atau hewan peliharaan, pertimbangkan bahan yang tahan noda dan mudah dibersihkan, seperti microfiber. Intip pilihan lengkapnya di koleksi sofa fabric dan sofa kulit INFORMA.
5. Pastikan Rangkanya Kokoh
Sofa yang nyaman juga harus awet. Rangka dari kayu solid atau kayu olahan berkualitas cenderung lebih stabil dan nggak mudah berderit. Saat mencoba di toko, goyangkan sedikit sandaran dan lengan sofa. Kalau terasa goyang atau berbunyi, sebaiknya pertimbangkan pilihan lain.
6. Sesuaikan Tipe Sofa dengan Kebiasaan di Rumah
Coba pikirkan bagaimana sofa akan dipakai sehari-hari. Suka kumpul keluarga besar? Sofa L-shape atau sectional bisa menampung banyak orang sekaligus. Butuh tempat tidur tambahan buat tamu? Sofa bed jadi pilihan praktis. Kalau prioritasmu relaksasi maksimal setelah kerja, sofa recliner dengan sandaran yang bisa diatur bakal jadi teman terbaik.
7. Lakukan “Tes Duduk” Langsung di Toko
Foto dan spesifikasi memang membantu, tapi kenyamanan sofa paling akurat dirasakan langsung. Luangkan waktu beberapa menit untuk duduk, bersandar, bahkan coba posisi favoritmu saat santai di rumah. Perhatikan apakah punggung tertopang dengan baik dan lengan sofa terasa pas di tangan.
Pertanyaan Seputar Memilih Sofa











